Setiap manusia yang dilahirkan di muka bumi ini, telah Allah jamin rezekinya. Rezeki itu akan terus mengalir sampai jiwa dan raga manusia itu masih bertemu. Seorang bayi yang ditakdirkan Allah lahir di muka bumi ini, pasti akan Allah jamin rezekinya asalkan dia mau berusaha. Bukan kan begitu nikmat saat kita terlahir di muka bumi ini, hingga nanti kita sampai pada keabadian yang sesungguhnya yaitu akhirat. Hidup itu adalah tantangan dan ujian. Bagaimana tidak? Dunia ini diberikan Allah banyak kenikmatan sekaligus banyak cobaan. Istilahnya untuk bisa naik tingkatan atau kelas yang lebih tinggi kita harus menempuh ujian bukan?
Terkadang aku merasa apalah artinya hidupku ini. Aku merasa begitu sedikitnya makna hidupku ini bagi orang lain. Kadang terbesit di pikiran ku, begitu irinya aku dengan mereka yang mempunyai sebegitu banyaknya pengalaman hidup dan kebermanfaatan untuk orang banyak. Aku ingin sekali seperti mereka mempunyai nama yang dikenal dan selalu diingat karena perannya. Bukan berarti mengharap pengakuan akan tetapi berharap bahwa ketika aku meninggalkan dunia ini, aku bisa tersenyum karena aku telah berhasil menjalankan peranku sebagai khalifah di muka bumi ini. Karena aku telah menggunakan jasadku dengan sebaik-baiknya.
Rejeki telah dijamin oleh Allah. Aku sering tersenyum sendiri melihat begitu indah cara Allah mengukir hidup pada setiap mahkluk ciptaannya. Tidak perlu jauh-jauh untuk mengambil contohnya, temanku begitu bahagia saat dia diterima di tempat kerja impiannya. Ada yang menjadi dokter, polisi, ahli akuntan, peneliti dan masih banyak lagi profesi lainnya. Ada juga yang bercita-cita melanjutkan kuliahnya ke luar negeri. Dikarunia otak yang cerdas, Allah telah mengantarkan mereka ke luar negeri. Begitu adilnya Allah terhadap mahkluk ciptaannya. Jadi, aku tidak perlu takut karena Allah tidak akan membiarkan hidupku sia-sia jika aku terus berusaha. Aku tidak akan merasa iri dengan mereka. Karena mereka adalah ciptaan Allah yang berhak untuk mendapatkan kasih sayang dari Allah juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar