Selasa, 27 Februari 2018

Fenomena Merokok di Kota Besar

Saya sangat miris sekali dengan keadaan Kota Bandung kota tempat merantau saya. Saya tidak habis pikir bagaimana sesuatu yang saya pikir tabuh, menjadi suatu hal yang lumrah disini. Saya mungkin dipandang oleh orang-orang yang katanya modern ini sebagai orang yang berpikiran kolot dan ketinggalan zaman. Kebiasaan merokok di kalangan kaum hawa di kota ini bukanlah perkara yang dilarang. Saya sudah tidak asing lagi melihat perempuan merokok, dari gadis sampai yang sudah lanjut usia. Hal yang harus saya tekankan disini adalah "perempuan", seorang yang menjadi harapan untuk melahirkan generasi penerus negeri ini. Wanita yang akan menjadi panutan bagi anak-anaknya kelak. Apakah kalian mau mewariskan kebiasaan kepada anak-anak kalian nanti. Bagaimana anak kalian nanti apabila figur ayah dan ibunya adalah pecandu rokok?

Selasa, 02 Januari 2018

Setiap manusia yang dilahirkan di muka bumi ini, telah Allah jamin rezekinya.  Rezeki itu akan terus mengalir sampai jiwa dan raga manusia itu masih bertemu. Seorang bayi yang ditakdirkan Allah lahir di muka bumi ini, pasti akan Allah jamin rezekinya asalkan dia mau berusaha. Bukan kan begitu nikmat saat kita terlahir di muka bumi ini, hingga nanti kita sampai pada keabadian yang sesungguhnya yaitu akhirat. Hidup itu adalah tantangan dan ujian. Bagaimana tidak? Dunia ini diberikan Allah banyak kenikmatan sekaligus banyak cobaan. Istilahnya untuk bisa naik tingkatan atau kelas yang lebih tinggi kita harus menempuh ujian bukan?

Terkadang aku merasa apalah artinya hidupku ini. Aku merasa begitu sedikitnya makna hidupku ini bagi orang lain. Kadang terbesit di pikiran ku, begitu irinya aku dengan mereka yang mempunyai sebegitu banyaknya pengalaman hidup dan kebermanfaatan untuk orang banyak. Aku ingin sekali seperti mereka mempunyai nama yang dikenal dan selalu diingat karena perannya. Bukan berarti mengharap pengakuan akan tetapi berharap bahwa ketika aku meninggalkan dunia ini, aku bisa tersenyum karena aku telah berhasil menjalankan peranku sebagai khalifah di muka bumi ini. Karena aku telah menggunakan jasadku dengan sebaik-baiknya.

Rejeki telah dijamin oleh Allah. Aku sering tersenyum sendiri melihat begitu indah cara Allah mengukir hidup pada setiap mahkluk ciptaannya. Tidak perlu jauh-jauh untuk mengambil contohnya, temanku begitu bahagia saat dia diterima di tempat kerja impiannya. Ada yang menjadi dokter, polisi, ahli akuntan, peneliti dan masih banyak lagi profesi lainnya. Ada juga yang bercita-cita melanjutkan kuliahnya ke luar negeri. Dikarunia otak yang cerdas, Allah telah mengantarkan mereka ke luar negeri. Begitu adilnya Allah terhadap mahkluk ciptaannya. Jadi, aku tidak perlu takut karena Allah tidak akan membiarkan hidupku sia-sia jika aku terus berusaha. Aku tidak akan merasa iri dengan mereka. Karena mereka adalah ciptaan Allah yang berhak untuk mendapatkan kasih sayang dari Allah juga.


Selasa, 27 Desember 2016

Syukur adalah cara yang paling baik untuk menikmati hidup. Setiap orang mempunyai jalan hidup masing-masing. Dan beginilah caraku menjalani hidupku. Aku bersyukur dengan segala yang telah Allah berikan kepadaku. Begitu banyak nikmat yang Allah berikan. Kesempurnaan fisik, keluarga yang utuh, pendidikan yang baik dan masih banyak lagi yang Allah berikan kepadaku. Tapi memang benar kata pepatah "Rumput tetangga memang tampak selalu lebih hijau". Begitu indah kata-kata ini terbesit di pikiran ku. Tapi kenyataan memang seperti itu adannya. Kadang aku berpikir kenapa aku ini dilahirkan jika aku tidak bisa hidup bermanfaat bagi orang lain.

Senin, 26 Desember 2016

Puisi

seolah olah mulut ini terbungkam
seolah olah raga ini lumpuh seketika
saat di ujung sana
sekelompok manusia tidak berdosa
mati seketika
mereka bergeletakan
tangis dimana mana
ketakutan